SQL - Struktur dan Manipulasi Data
Data Definition Language (DDL)
Data Definition Language atau DDL adalah bagian dari SQL yang digunakan untuk mendefinisikan dan mengelola struktur database. Perintah-perintah DDL tidak digunakan untuk mengolah isi data, melainkan untuk menentukan bentuk atau kerangka tempat data akan disimpan.
Berikut adalah perintah-perintah DDL yang paling umum digunakan, disertai penjelasan dan contoh query:
-
Membuat Database Baru
Langkah awal dalam bekerja dengan database adalah membuat sebuah database sebagai wadah utama penyimpanan data.
Contoh query untuk membuat database:Setelah database dibuat, kita perlu memilihnya agar dapat digunakan:CREATE DATABASE akademik;USE akademik; -
Membuat Tabel Baru
Setelah database aktif, kita dapat membuat tabel untuk menyimpan data. Pada tahap ini, kita menentukan struktur tabel seperti nama kolom, tipe data, dan primary key.
Contoh pembuatan tabel:CREATE TABLE mahasiswa ( id INT AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY, nim VARCHAR(20), nama VARCHAR(100), jurusan VARCHAR(50) ); -
Mengubah Struktur Tabel
Jika struktur tabel perlu disesuaikan, kita dapat menggunakan perintah ALTER. Perintah ini memungkinkan kita menambah atau mengubah kolom.
Contoh menambahkan kolom baru:Contoh mengubah tipe data kolom:ALTER TABLE mahasiswa ADD tanggal_lahir DATE;ALTER TABLE mahasiswa MODIFY nama VARCHAR(150); -
Menghapus Tabel
Jika sebuah tabel sudah tidak digunakan, tabel tersebut dapat dihapus menggunakan perintah DROP TABLE.
Contoh query:DROP TABLE mahasiswa; -
Menghapus Database
Untuk menghapus seluruh database beserta semua tabel di dalamnya, digunakan perintah DROP DATABASE. Perintah ini bersifat permanen.
Contoh query:DROP DATABASE akademik;
Dengan memahami urutan dan fungsi perintah-perintah DDL ini, kamu dapat merancang dan menyiapkan struktur database dengan baik sebelum digunakan oleh aplikasi.
Pada pembahasan selanjutnya, kita akan mulai mempelajari Data Manipulation Language (DML), yaitu perintah SQL yang digunakan untuk mengelola isi data di dalam tabel.